Beratnya rasa khawatir....
Semalam Ninta, sulungku yang terpisah jarak dg kami krn sdg kuliah di Malang, telpon dan bertanya :
" ma, papa udah sampe?" dia menanyakan ayah dan adik2nya yg baru aja kembali dr berlibur menemani ulang tahun ke 18nya di Malang
" belum, dan blm bisa dihubungin hapenya Nin? Knapa tanyaku, aku mendengar suaranya tidak biasa, ada emosi tertahan, bergetar dan cemas
" nggak ma, Anggita kan mau ke sby naik Lion, tp delayed krn ktnya ada kecelakaan pesawat di bandara, lion ma...papa kan naik Lion..."
" ok deh...tnang ya sayang, mama cr berita dulu..."
mungkin karena suaraku juga jd berubah, ninta jd lebih dws dr umurnya saat dia bertanya
" mama kenapa ma??"
" perasaan mama juga sama dengan perasaan uni, nak"
dan mulailah aku mencari berita, tp rasa kaget dan khawatir yg demikian besar, membuat keterbatasan berfikir, aku minta tlg beberapa tmn utk jg cari info itu, waktu yg berjalan jd terasa lambat, doa kemudian menjadi berlipat ganda...Ya Allah...Ya Allah...Ya Allah...(apa aja aku minta).
Kasihan anakku...sendirian dalam kecemasan yg dalam..khawatir keselamatan ayahnya, khawatir keselamatan adik2nya..
Alhamdulillah...ketika tau bkn Lion dri Sby yg tergelincir...
(tapi ada rasa tak lega, krn smentara ada yang lain yg juga cemas..Ya Allah semoga keselamatan Engkau berikan pada kami semua. Amiin)
Selalu ada hikmah dibalik setiap kejadian....
Betapa diri jadi menyadari, ketergantungan yang sangat hanya pantas dilayangkan padaNya...
Bahwa tempat sebaik2nya tempat meminta adalah pada Dia, Allah yang Maha mengatur segala...
Dan diri sadar dan berharap pertolongan hanya dariNya..
Satu2nya Dzat yang mampu merubah apapun sesuai kehendakNya.
Rasa khawatir, ketakutan dan cemas yang kami (aku dan Ninta) alami adalah cobaanNya, krn Dia berkata:
" Dan, sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta jiwa dan buah2an. Dan berikan berita Gembira kepada orang-orang yang sabar"
Q.S All-Baqarah:155
Percayalah pada ketentuanNya
Sebuah hadits menyebutkan:
" Ketahuilah bahwa apa yang menimpamu tidak akan luput darimu, dan apa yang tidak akan menimpamu tidak akan pernah menimpamu"
Rasulullah pun bersabda :
"Jika engkau memohon, maka memohonlah pada Allah, dan engkau minta pertolongan mintalah pada Allah. Ketauilah bahwa seandainya seluruh makhluk itu berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu berupa sesuatu, niscaya mereka tidak akan mampu memberi manfaat kepadamu selain berupa sesuatu yang telah ditetapkan Allah bagimu. Dan andaikan mereka semua berkumpul untuk mencelakakanmu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan mampu mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang ditetapkan Allah atasmu. Pena-pena telah kering dan lembaran-lembaran telah dilipat"
Dan kamipun berupaya tenang dalam harap
Hasbunallaah wa ni'mal wakiil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar