“ Melek Yoen….!”
Kata yang cuma segitu singkatnya, cukup membuat gw tersentak dan seketika menyadari bahwa pasti ada yang gak tepat yang telah gw lakukan. Dan ini pasti ada kaitannya dengan keluhan-keluhan yang selalu muncul beberapa hari terakhir ini, keluhan yang meluncur laju dari mulut gw. Kok ada ya….? Kok ada ya….? (aku gumuman..kata orng Jawa bilang!)
Memang, harus gw akui bahwa gw selalu terheran-heran pada orang yang tanpa alasan menyambut orang lain dengan cemberut yang setiapkali ketemu bukannya menyambut salam dengan senyuman, belagak budek, gak denger, belagak buta dan dengan santainya menganggap orang lain cuma bayangan. Tapi celakanya, gw justru mempedulikan itu dan gak bisa menerima. Selalu harus ada alasan, termasuk untuk tidak suka pada orang lain, itu menurut ku. Padahal ada yang udah ngomentarin
” Udahlah...Gak penting!!”
(mungkin bener juga sih...gak pentig-penting amat dipikirin..)
Disuruh melek, maksudnya mungkin gw disuruh melihat Suatu kenyataan yang tidak bisa kita hindari, bahwa kita hidup dengan berbagai ragam orang dan kadangkala kita harus bekerja dengan mereka, termasuk dengan orang-orang yang sulit kita pahami itu Sering kita terpaksa bergaul dengan mereka, dan gak bisa menghindarinya saja,serta harus berinteraksi dengannya walaupun dengan keadaan terpaksa, sebagai teman kerja.
Hubungan yang terbina sebagai teman kerja sebenarnya sama pentingnya dengan hubungan pertemanan pribadi, selalu ada pengaruh dalam pergaulan, pada dua sisi. Tidak jarang karena perbedaan motivasi, terjadi persaingan, yang satu ingin tetap unggul dan popular dari yang lain, selalu ingin eksistensinya tetap terjaga, sementara yang lain menganggap kompetisi adalah hal biasa, persaingan tidak boleh bersifat pribadi atau atas dasar kedekatan dengan boss, cukup perlihatkan kompetensi, ability to work . Walaupun bukan persoalan menang atau kalah, memang selalu ada pribadi yang menonjol, yang disebabkan oleh sesuatu yang tidak observable
Kompetensi self concept, trait dan motives memang sulit untuk di observasi dibandingkan dengan dua yang mudah dilihat, keterampilan dan pengetahuan, tetapi keberadaan mereka seringkali terasa,terang seperti bintang . Mencuatnya seseorang dibanding yang lain kadang yang menjadi sumber masalah bagi mereka yang termasuk dalam kategori difficult people, sulit melihat orang lebih dari dirinya dan seringkali ini menjadi dasar untuk senantiasa me reject orang baru, apakah karena ketakutan karena kenyamanannya bakal terganggu atau karena sifat dasar yang memiliki penyakit hati...Entahlah,
tapi yang demikian ini memang ada.
Menghadapi orang seperti itulah yang beberapa hari ini menjadi hal yang membuat rasa nyaman sedikit terusik, melihat sesuatu yang seharusnya tidak seperti itu menurut pandanganku.Tetapi ada benarnya pendapat teman yang sering saya ajak berdiskusi bahwa yang seharusnya tidak selalu yang berlaku, dan inilah kenyataan yang harus disikapi. Inilah fakta, walaupun rambut sama hitam perilaku tidak sewarna.
Sekalipun fakta, tetap saja aku bicara seharusnya. Seharus nya sebagai manusia, saudara sesama lagi, hablumminannas mesti dijaga, membangun human relation yang baik, yang karenanya jika dijadikan landasan dalam membangun pertemanan dalam lingkungan kerja, bisa bersinergi dan menghasilkan performa yang lebih baik.
Wah...temenku mesti bersusah payah untuk menunjukkan padaku bahwa perbedaan adalah juga fenomena yang biasa seperti halnya persamaan, so katanya gak perlulah terheran-heran...
" biasa aja lagi Yoen, hadapi perbedaan...!"
Adanya ketidak samaan membuat dunia berwarna dan warna warninya itulah yang menjadikan kehidupan elo jadi indah. Jangan abaikan orang itu, karena Keberadaannya diperlukan untuk melengkapi puzzle yang sempurna."
Wuih....demikian bijaksana
" satu lagi Yoen...
Elo kan seneng belajar ya... seneng tantangan...
Nah berterimakasihlah karena hari ini Allah memberikan sesuatu yang sangat elo suka...
Jadi sekali lagi
hadapi perbedaan.... "
Aku melepas nafas panjang
"heghhhhhhh!!
" dan jangan mengeluh..."
katanya lagi, takut lupa....
Note :
Aku harus berterimakasih untuk kata-kata pedas yang aku terima
karena pedasnya nikmat...
kaya' sate padang..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar