Express your love...really, they need it
Komen Retta pada salah satu note ku
like mother ..like daughter..cannot say 'LOVE,MISS ' to a very close person..... or something yang berkesan.
Komen ini ditulis oleh satu-satunya adik bungsuku, menunjukkan betapa sebenarnya tidak semua kita mampu mengekspresikan perasaan sayang dan cinta melalui kata-kata atau kontak fisik yang membuat orang lain tahu bahwa kita menyayanginya.
Banyak hal yang menghambat kemampuan itu, rendahnya pengalaman masa lalu, atau karena kita menganggap bahwa mereka sudah tahulah apa yang kita rasakan dan menuntut mereka mengerti dan mampu membacanya sendiri, tak perlu diuraikan..tak perlu diucapkan..cukup kenali dan rasakan...
Egois nya kita...kebutuhan mereka terabaikan.
Hah..agaknya aku mesti minta maaf pada ortuku nih...sekaligus berterimakasih karena kekurangannya menjadi sesuatu yang mesti aku perbaiki, menjadi pelajaran bagaimana semestinya aku kepada anak-anakku...
Bukan aku meragukan kasih sayang mereka, bila harus dihitung, cinta kasih mereka tak berhingga,hanya saja memang sangat jarang mereka mengungkapkan perasaannya pada anak-anaknya namun bukti-bukti lain meniadakan kekurangan mereka yang secuil itu, dan tak perlu dimaafkan karena hal itu bukan suatu kesalahan..
Pengalamanku membuktikan bahwa pengejawantahan rasa cinta dan sayang, physically, verbally memang diperlukan anak, aku mengalaminya 2 tahun lalu, saat sakit cukup berat, saat aku telah menyandang dua status sekaligus, seorang ibu dan seorang anak...
Ketika ayahku mengusap kepalaku dan berdoa memohon Allah memberikan kesembuhan untuk aku anaknya..
***Dan pertamakali dalam hidupku yang sudah berlangsung lebih dari 40 tahun, aku merasakan tangannya ada di kepalaku, membacakan salawat yang aku minta dibacakannya, matanya berkaca-kaca, mengiringi salawat dan doa yang keluar dari hatinya. Ya Allah....,begitu terasa dia sungguh sayang padaku****
Berdasarkan pengalaman itu , i've learned..
mengharapkan remaja mengerti dengan sendirinya bahwa apa yang kita lakukan adalah bentuk manifestasi kasih sayang rasanya sulit kita harapkan dan mereka juga belum tentu mampu memahami sepenuhnya..saat itu (aku saja perlu menjadi ibu dulu untuk menyadari ...ooo ternyata ini lah yang dirasakan orangtuaku dulu...)
melarang bukan karena mengekang, ada kasih sayang yang tersimpan dalam ketidak setujuan terhadap apa yang mereka lakukan,
bahwa mengarahkan bukan membatasi ada cinta yang melindungi untuk mereka.
karena itu nyatakanlah cintamu...peluklah mereka...berikan apa yang menjadi haknya..jangan abaikan..
Susah pada awalnya..terbiasa pada akhirnya.
Sekarang menjadi biasa bagi aku dan anakku untuk saling menyampaikan dan mempertanyakan:
" Ma uni kangeen banget nih, mama kangen gak?"
kalau dulu jawabanku begini :
" Kalo orang tadinya sama-sama, terus pisah ya pastilah...!!"..anakku aku harapkan dapat mencerna kalimat yang tersembunyi dari jawabanku..(liat!! betapa aku tak menjawab keingin tahuannya)..gak fair khan?, tapi sekarang i can express my love to her..(dan Izky!)
" Mama kangen banget Nin...!" bahkan aku kasih bonus dia " i love you Ninta...!"
" Merem sayang...mama cium ya matanya...!"
dan setiap kali bersamanya...aku memang paling seneng menciumi mata dan keningnya..
Tentang peluk dan cium
Mengenai mengekspresikan rasa cinta pada anak, telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, dalam setiap kesempatan, beliau acap mengelus kepala anak-anak dan mencium cucunya Al Hasan bin Ali r.a.
Usamah meriwayatkan kisah ini..dia mengatakan
" Rasulullah pernah memangkuku. Aku diletakkan di paha Beliau dan Al Hasan duduk di paha beliau yang satunya. Beliau memeluk kami seraya bersabda : Ya Allah sayangilah keduanya karena sesungguhnya aku menyayangi keduanya"
Diceritakan pula dalam satu kisah, bahwa pada suatu hari Rasulullah mencium Al Hasan bin Ali r.a, dan pada saat itu ada Al Aqra bin Hadis. melihat perlakukan Nabi SAW pada cucunya, Al Aqra berucap :
" Sesungguhnya aku mempunyai sepuluh orang anak,t tetapi tidak pernah ada satupun yang kucium".
Mendengar perkataan Al Aqra, Rasulullah SAW berkata :
" Barang siapa tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi"
Catatan
aku jarang sekali bercerita tentang ABG jagoanku
karena belum dapat izinnya...
tapi dia tau, semua yang aku tuliskan selalu untuk mereka berdua
Uni dan Iki
Cinta yang tak pernah habis untuk kalian...
Eh...iki pernah mama kasih hadiah ulangtahun
puisi kan ya...?
itu juga ungkapan cinta...
referensi:
Ringkasan Shahih Muslim..Imam Al Mundziri
Ringkasan hAdis Shahih Al Bukhari.. Imam Az Zabidi
ABG Islami...Muh Syarif ash Shawaf
Al Qur'an..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar